RILISJATENG.COM– Program bimbingan yang efektif dan optimal merupakan salah satu misi yang akan terus dilaksanakan dengan harapan peserta didik nantinya dapat memiliki sikap tanggung jawab dan peduli sehingga target peningkatan prestasi madrasah pun dapat terus diupayakan.
Melatih anak anak memiliki sikap tanggung jawab dapat terus diupayakan melalui keaktifan siswa mengikuti berbagai kompetisi online yang pelaksanaannya dari rumah masing-masing. Mereka dilatih untuk mandiri dengan diberikan kepercayaan serta tanggung jawab untuk berkompetisi.
Harapan tersebut terwujud dengan berhasilnya 18 siswa meraih medali dalam ajang Kejuaraan Sains Nasional yang diselenggarakan oleh Science Olympiad Training pada akhir pekan kedua bulan Mei. Seperti yang dilaporkan oleh pembimbing siswa berprestasi pada Senin (15/5) Madtsansa meraih 3 medali emas, 5 medali perak, 8 medali perunggu dan 2 contender.
Sumiyati, salah satu guru pembimbing prestasi mata pelajaran IPA menyampaikan bahwa mata pelajaran IPA terus memotivasi siswa bimbingannya untuk mengikuti kompetisi online terlebih di masa jelang PAT.
“Selain untuk melatih tanggung jawab dan meningkatkan capaian prestasi peserta didik madrasah, keikutsertaan siswa dalam kompetisi mapel online ini juga digunakan untuk memaksimalkan waktu jelang PAT. Karena mengikuti kompetisi mapel online sebenarnya sama saja dengan belajar,” ujar Sumiyati kepada tim warta madtsansa.
Mengamini apa yang disampaikan oleh Sumiyati, Novia Fajriati Alqomar yang juga membimbing mapel IPA mengatakan menjaga semangat anak anak adalah tantangan terberat.
“Menjelang PAT bagi siswa kelas VII dan VIII tentu semangat belajar mereka harus terus dipompa. Ini yang berat… terkadang ketika mereka tidak meraih hasil sesuai harapan semangat mereka menjadi turun. Maka menyemangati mereka itu kunci agar lebih mudah memasukkan materi,” terang Novia Fajriati Alqomar.
Sementara menurut Justine Modesty salah satu siswa peraih medali emas di ajang ini mengaku bersyukur dapat kembali mempersembahkan medali emas.
“Alhamdulillah, saya dapat meraih medali emas di ajang ini. Semoga saya akan dapat terus berpartisipasi diberbagai ajang kompetisi online. Terlebih ke depan sudah akan PAT, jadi bisa sekalian belajar. Ya belajar…ya dapat medali…,” ujar siswa kelas VIII C unggulan tahfidz MTs Negeri 1 Banjarnegara. (RLS)
